Custom Search

Jumat, 05 September 2008

Terlalu dan Berlalu

Terkaparlah kau dilautan Telah ku beri kau izin tuk berlayar Namun, kau masih saja menyusahkan ku Apalah kau ini, aku tak mengerti Apa yang ingin kau harapkan lagi dari ku Apakah kau tak dapat mewujudkan keinginan mu itu Ku bilang kau bodoh, tapi senyatanya kau berakal Ku bilang kau kosong, tapi senyatanya kau berisi Ku bilang kau binatang, tapi senyatanya kau manusia Kerahkan lah segenap usaha, yakin atas kemampuan mu By.Wong alit

Artikel Terkait

8 komentar:

Anonim mengatakan...

buth wkt untuk memaknai pusinya...semoga tidak tentang kepatahatian....

Rogan mengatakan...

hy wong alit bagus tuh terlalu dan berlalu

Kristina Dian Safitry mengatakan...

lho..lho...kemarahanya kok unik banget ya. ditumpahin lewat puisi.he..he...kenapa gak lewat air mata aza, biar aku kirimin ember kosong dari luar negeri. hue..he...

Anonim mengatakan...

ntu si mas alit lagi marah2 yaw, baru tahu biasanya orang marah bawa pedang apa golok gitu buat menyabit rumput,wkwkw(blas nggak ada hubungannya) :)

Azwar mengatakan...

jangan marah gitu atuh om, aku manusia kok bukan binatang :)

Anonim mengatakan...

wah tingkat tinggi ni...

butuh waktu ni utk memahaminya...

heheehhehe...

Nurwita Site mengatakan...

bagus bagus bagus

hendro mengatakan...

hehe pandai juga nulis puisi salam kenal

Sponsor

Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.

IKLAN BLOGGER